SUMATERA BARAT

Tidak Ingin Pengembangannya Menimbulkan Dampak Lingkungan, RSUP M Djamil Padang Serap Aspirasi Masyarakat

Redaktur1 17 June 2026
RSUP M. Djamil Padang menggelar FKP AMDAL terkait rencana pengembangan rumah sakit, Rabu (17/6) di Palanta Balai Kota Padang.Foto: Dokumentasi Humas RSUP M Djamil Padang
RSUP M. Djamil Padang menggelar FKP AMDAL terkait rencana pengembangan rumah sakit, Rabu (17/6) di Palanta Balai Kota Padang.Foto: Dokumentasi Humas RSUP M Djamil Padang

“Melalui forum ini kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai rencana pengembangan rumah sakit. Kami juga ingin mendengar langsung aspirasi, harapan, maupun berbagai masukan yang nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan dalam penyusunan dokumen AMDAL,” ujarnya.

Forum tersebut dihadiri oleh jajaran Manajemen RSUP M. Djamil, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, puskesmas, tim konsultan penyusun dokumen AMDAL, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, serta perwakilan warga di sekitar lingkungan rumah sakit.

Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas langkah RSUP M. Djamil yang melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan pengembangan rumah sakit melalui Forum Konsultasi Publik AMDAL. 

Keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Ia menilai pengembangan RSUP M. Djamil kebutuhan yang sangat penting, mengingat peran rumah sakit tersebut sebagai pusat rujukan tertinggi di Sumatera bagian tengah. 

Dengan dukungan fasilitas yang lebih modern dan kapasitas layanan yang semakin kuat, RSUP M. Djamil diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, berkualitas, dan berdaya saing.

Fadly juga menegaskan Pemko Padang mendukung upaya pengembangan yang dilakukan RSUP M. Djamil selama seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup, sosial, dan kenyamanan masyarakat sekitar. 

Menurutnya, keseimbangan antara pembangunan dan perlindungan lingkungan, harus menjadi perhatian bersama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“RSUP M. Djamil bukan hanya kebanggaan Kota Padang, tetapi juga jadi tumpuan pelayanan kesehatan masyarakat Sumatera bagian tengah. Kami mendukung pengembangan rumah sakit ini agar semakin maju dan mampu memberikan layanan terbaik. Melalui forum seperti ini, masyarakat memiliki ruang menyampaikan aspirasi dan masukan. sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar membawa manfaat,” ujar Fadly.

Dalam forum tersebut, tim konsultan memaparkan gambaran umum rencana pengembangan kawasan RSUP M. Djamil, potensi dampak yang mungkin timbul selama proses pembangunan maupun operasional, serta langkah-langkah pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang akan dilakukan. 

Berbagai aspek yang dibahas meliputi lalu lintas, kebisingan, kualitas udara, pengelolaan limbah, drainase, hingga dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Masyarakat tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, saran, dan masukan terkait rencana pembangunan. Sejumlah warga menyampaikan harapan agar pengembangan rumah sakit dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat tanpa mengabaikan kenyamanan lingkungan sekitar.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, tim konsultan penyusun AMDAL bersama Manajemen RSUP M. Djamil, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah memberikan penjelasan secara terbuka dan konstruktif. Seluruh masukan yang disampaikan peserta dicatat dan akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan dokumen AMDAL sebelum memasuki tahapan berikutnya.(rel/swa)

Bagikan Artikel