Penempatan Tenaga Kesehatan di Pesisir Selatan Alami Ketimpangan
PESISIRSELATAN, TotalSehat.Com--Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memetakan, menganalisis, dan menyusun proyeksi kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Langkah ini diambil guna mengatasi ketimpangan penempatan personel medis, sehingga paradigma pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh daerah terpencil.
Pejabat Fungsional Adminkes Ahli Madya Dinas Kesehatan, Aswiliarti, SKM, M.Biomed menegaskan, penyusunan rencana kebutuhan ini fondasi utama menentukan arah kebijakan pengusulan formasi, redistribusi, serta pengembangan kompetensi aparatur ke depan.
"Data yang akurat kunci utama. Mari kita bersama menyinkronkan data riil di lapangan lintas empat platform utama, yaitu SISDMK, SIMPEG, RENBUT, dan SIASN. Kita ingin perencanaan kebutuhan SDMK benar-benar berbasis data (evidence-based), sehingga mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan masyarakat secara akurat," ujar Aswiliarti saat pertemuan strategis Penyusunan Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Painan, Selasa (9/6).
Agenda krusial ini digawangi Tim Kerja SDMK DKPPKB Pessel dengan melibatkan seluruh Kepala Tata Usaha serta operator kepegawaian dari RSUD dan 21 Puskesmas se-Kabupaten Pessel.
Guna menghasilkan pemetaan yang objektif, Dinas Kesehatan Pessel menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, internal DKPPKB Pessel, serta Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pessel.