TIPS KESEHATAN

Gawat, Diabetes Tipe 2 Banyak Ditemukan pada Usia Remaja

Redaktur1 29 May 2026 0 menit baca
Wamenkes RI Dante Saksono Harbuwono saat acara Canisius Health Expo 2026 di Kolese Kanisius, Minggu (24/5). Foto: Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes
Wamenkes RI Dante Saksono Harbuwono saat acara Canisius Health Expo 2026 di Kolese Kanisius, Minggu (24/5). Foto: Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes

JAKARTA, TotalSehat.Com--Penyakit diabetes tipe 2 yang dahulu identik dengan kelompok usia lanjut kini mulai mengancam generasi muda. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, kasus diabetes tipe 2 banyak ditemukan pada usia remaja, bahkan pada anak SMP.

Hal tersebut disampaikan Dante saat acara Canisius Health Expo 2026 di Kolese Kanisius, Minggu (24/5). 

Menurutnya, pergeseran tren penyakit ini bukan sekadar dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga akibat perubahan drastis gaya hidup sehari-hari.

“Dulu diabetes tipe 2 identik dengan usia 40 atau 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini dan ini yang membuat saya tidak bisa tenang sebagai seorang dokter kita mulai melihatnya muncul pada remaja, bahkan beberapa kasus pada anak usia SMP,” ungkap Dante.

Ia menyoroti kebiasaan generasi muda saat ini yang minim aktivitas fisik, tingginya durasi layar (screen time), kurang tidur, hingga konsumsi gula dan makanan ultra-proses yang berlebihan. 

Selain itu, tekanan mental yang dihadapi remaja masa kini turut memperburuk kondisi tersebut. Ironisnya, diabetes tipe 2 pada remaja cenderung berkembang lebih cepat dan lebih agresif dibandingkan orang dewasa.

Menghadapi ancaman tersebut, Dante menegaskan, solusi utama bukan hanya obat-obatan, melainkan perubahan kebiasaan yang dimulai dari rumah.

“Ini bukan untuk menakut-nakuti. Pencegahan harus dimulai sekarang. Makan bersama, tidur cukup, mengurangi waktu di depan layar, dan aktif bergerak bersama keluarga,” tegasnya.

Bagikan Artikel