SUMATERA BARAT

Gubernur Mahyeldi Pastikan Ada Lagi Pasien Terlantar Mendapat Pelayanan Medis di Sumbar

Redaktur 23 August 2026
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berikan keterangan pers, di Aula Lantai IV RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (20/8).Foto: David/Makopim Biro Adpim Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berikan keterangan pers, di Aula Lantai IV RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kamis (20/8).Foto: David/Makopim Biro Adpim Sumbar

Menurutnya, potensi masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi perlu dihubungkan dengan masyarakat yang membutuhkan dukungan melalui konsep pembiayaan yang kreatif dan berkelanjutan.

“Tugas pemerintah sebenarnya sederhana, menghubungkan antara yang ghani dan yang dhaif. Hadirkan konsep dan program, sehingga yang punya keterbatasan ini bisa difasilitasi,” jelasnya.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas mengatakan, penanganan pasien terlantar bukan semata-mata tanggung jawab rumah sakit, melainkan persoalan bersama yang membutuhkan kepedulian dan kolaborasi lintas sektor. 

Sebagai rumah sakit rujukan, RSUP Dr. M. Djamil masih menghadapi pasien tanpa identitas, tanpa keluarga atau penanggung jawab, keterbatasan sosial ekonomi, hingga persoalan administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan. “Yang kita bangun hari ini bukan sekadar kerja sama antar instansi, tetapi ekosistem pelayanan yang terintegrasi,” ujar Dovy.

Melalui kerja sama tersebut, penanganan pasien terlantar diharapkan tidak berhenti pada aspek medis. Tetapi mencakup penelusuran identitas, fasilitasi jaminan kesehatan, penanganan persoalan sosial, dukungan pembiayaan, hingga proses pemulangan dan reunifikasi dengan keluarga.

Implementasinya diperkuat melalui koordinasi antarinstansi, penetapan person in charge (PIC), penyempurnaan alur dan standar operasional, pemanfaatan sistem informasi, serta monitoring dan evaluasi berkala.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemprov Sumbar dan Pemko Padang, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Dukcapil, RSUD, Baznas, lembaga filantropi, Yayasan Jamil Peduli Kasih, Kitabisa.com, jajaran manajemen RSUP Dr. M. Djamil Padang, serta sejumlah pihak terkait lainnya. 

Melalui kolaborasi tersebut, pelayanan pasien terlantar semakin terintegrasi dan tidak ada lagi masyarakat terhambat mendapatkan layanan karena persoalan administrasi, sosial, ekonomi, maupun ketiadaan keluarga atau penanggung jawab.(swa)

Bagikan Artikel