NASIONAL

Kolaborasi RS M. Djamil Padang Bersama KSrelief dan MWL Berhasil Operasi Bedah Jantung 30 Anak

Redaktur 01 August 2026
RS M. Djamil Padang menutup rangkaian Program Bakti Sosial dan Proctorship Kardiovaskuler melalui kegiatan exit meeting di Ruang Konferensi Instalasi Bedah Sentral Lantai 1 IGD pada Kamis (30/7) malam.Foto: RS M Djamil Padang
RS M. Djamil Padang menutup rangkaian Program Bakti Sosial dan Proctorship Kardiovaskuler melalui kegiatan exit meeting di Ruang Konferensi Instalasi Bedah Sentral Lantai 1 IGD pada Kamis (30/7) malam.Foto: RS M Djamil Padang

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim KSrelief dan Muslim World League atas kepercayaan serta dukungan yang diberikan kepada RS M. Djamil. Kolaborasi ini telah memberikan manfaat luar biasa bagi pasien dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan kami," ujar Dr. Dovy Djanas.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan, Direksi RS M. Djamil Padang menyerahkan cinderamata kepada 15 anggota tim medis KSrelief yang terlibat dalam program bakti sosial dan proctorship. 

Ketua Tim Medis KSRelief, Prof. Zohair Al-Halees, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RS M. Djamil atas komitmen, profesionalisme dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan selama pelaksanaan program. 

Kerja sama yang terjalin selama sepekan tidak hanya berhasil memberikan pelayanan terbaik kepada pasien anak dengan kelainan jantung bawaan, tetapi juga menjadi momentum penting membangun kapasitas tenaga kesehatan Indonesia melalui transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman klinis.

"Kami terkesan dengan dedikasi, semangat belajar, dan profesionalisme Tim RS M. Djamil. Selama beberapa hari bekerja bersama, kami melihat kesiapan rumah sakit ini terus berkembang. Harapan kami, ilmu dan pengalaman yang dibagikan selama program ini dapat terus diterapkan. Sehingga semakin banyak anak-anak yang mendapatkan akses layanan bedah jantung yang aman dan berkualitas," ujarnya.

Ia menambahkan keberhasilan program ini hasil kerja sama seluruh pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang membutuhkan tindakan bedah jantung. 

Keberlanjutan kolaborasi menjadi faktor penting memperluas akses pelayanan, sekaligus meningkatkan kemandirian rumah sakit dalam menangani kasus-kasus kardiovaskular yang kompleks.

"Ini bukan akhir dari program, melainkan awal dari hubungan yang lebih kuat. Kami berharap kolaborasi antara KSRelief, Muslim World League, dan RSUP M. Djamil terus berlanjut melalui kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pertukaran keahlian. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak pasien," harap Prof Zohair.(rel/swa)

Bagikan Artikel