Kini Banyak Ditemukan pada Usia Muda, Gubernur Sumbar Ingatkan Ancaman Kanker Kolorektal
PADANG, TotalSehat.Com--Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kesehatan, perluasan deteksi dini, serta pemanfaatan teknologi medis modern dalam menghadapi meningkatnya kasus kanker kolorektal. Penyakit ini menurutnya, kini tidak lagi hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada usia lebih muda.
Hal itu disampaikannya saat membuka ASEAN Center of Excellence (CoE) Program and Symposium: Minimal Invasive Colorectal Surgery di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sabtu (6/6).
Kegiatan ilmiah berskala internasional tersebut dihadiri Menteri Kesehatan RI secara daring dan diikuti para pakar bedah, akademisi, serta tenaga kesehatan dari berbagai daerah dan negara ASEAN.
Turut hadir Presiden Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) dr. Nazarullah, jajaran Kolegium Ilmu Bedah, pimpinan RSUP Dr. M. Djamil, Universitas Andalas (Unand), serta peserta simposium.
Mahyeldi menyampaikan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi SDM dan penguasaan teknologi medis yang terus berkembang.
“Tenaga kesehatan harus terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya. Tujuan utamanya menyelamatkan manusia, menekan angka kematian, dan menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, simposium dan pelatihan tersebut menjadi forum strategis memperkuat kapasitas tenaga kesehatan sekaligus mempercepat transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang bedah minimal invasif yang saat ini terus berkembang pesat.
Atas nama Pemprov Sumbar, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada RSUP Dr. M. Djamil Padang, Kolegium Ilmu Bedah, Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia, para narasumber, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini langkah penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan memperkuat kapasitas tenaga medis, khususnya di Sumatera Barat,” katanya.
Mahyeldi juga mengingatkan, kanker kolorektal masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global yang serius. Ia menilai tren meningkatnya jumlah penderita pada usia yang semakin muda harus menjadi perhatian bersama.
“Kanker kolorektal salah satu jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi di dunia. Yang menjadi perhatian kita, usia penderita saat ini semakin muda. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujarnya.