KOTA PADANG

Tekan Angka Stunting, Puskesmas Anak Air Padang Luncurkan Program Bulek Rancak

Redaktur 01 August 2026
Puskesmas Anak Air meluncurkan program inovasi bertajuk Bulek Rancak di Balai Pertemuan Kelurahan Padang Sarai, Sabtu (25/7).Foto: Charlie/Dinas Kominfo Padang
Puskesmas Anak Air meluncurkan program inovasi bertajuk Bulek Rancak di Balai Pertemuan Kelurahan Padang Sarai, Sabtu (25/7).Foto: Charlie/Dinas Kominfo Padang

Guna memutus rantai tersebut, Marta meminta masyarakat dan kader posyandu untuk aktif mendorong ibu hamil melakukan pemeriksaan medis sejak trimester pertama.

"Tujuan kita supaya inovasi 'Bulek Rancak' ini dapat mencegah ibu hamil KEK dan anemia, sehingga anak-anak kita tidak lahir dalam kondisi kurus. Jangan sampai kita menyumbang stunting lagi," tegas Marta Nofa.

Jika dari trimester pertama sudah memeriksakan kehamilan ke Puskesmas, ibu hamil akan langsung mendapatkan tablet tambah darah dan vitamin. 

Jangan sampai baru melapor saat usia kandungan 8 atau 9 bulan dengan kadar HB rendah. “Hal itu sangat berisiko memicu pendarahan fatal saat persalinan. Kami juga menegaskan agar ke depannya tidak ada lagi warga yang melakukan persalinan di rumah," lanjutnya.

Pemilihan Kompleks Mega Permai (Tahap 1 dan 2) sebagai lokasi sosialisasi didasarkan pada besarnya sasaran pelayanan posyandu di kawasan permukiman padat tersebut, sehingga intervensi kesehatan dipastikan tepat sasaran dan berdampak nyata.

Lurah Padang Sarai, Nasrul, menyampaikan, jajarannya terus menggencarkan berbagai langkah strategis pendukung, seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta optimalisasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyiapkan anak-anak yang sehat dan cerdas menyongsong Generasi Emas 2045.

Namun, Nasrul mengingatkan, seluruh upaya pemerintah dan tenaga kesehatan membutuhkan kepedulian dari tingkat keluarga. Pemerintah dan tenaga kesehatan tidak akan pernah berhenti berinovasi, namun keberhasilan ini sangat bergantung kesadaran pola hidup sehat di tingkat keluarga. 

“Walaupun tenaga kesehatan telah berkoar-koar menyampaikan penyuluhan, jika ibu-ibu tidak memperhatikan pola hidup sehat di rumah, tujuan kita tidak akan tercapai. Kuncinya kesadaran bersama dan kerja sama," pungkas Nasrul.(rel/swa)

Bagikan Artikel