Tekan Angka Stunting, Puskesmas Anak Air Padang Luncurkan Program Bulek Rancak
PADANG, TotalSehat.Com--Guna mengakselerasi penanganan dan pencegahan stunting di Kota Padang, Puskesmas Anak Air resmi meluncurkan program inovasi bertajuk "Bulek Rancak" (Bina Ibu Hamil KEK dan Anemia).
Kegiatan sosialisasi program ini berlangsung di Balai Pertemuan "Silih Baganti" Kompleks Mega Permai, Kelurahan Padang Sarai, Sabtu (25/7).
Program inovatif ini lahir dari kolaborasi lintas sektor antara Puskesmas Anak Air dengan Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Poltekkes Kemenkes Padang yang terdiri dari Lita Angelina Saputri, Faridah BD, dan Yussie Ater Merry.
Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, hadir membuka kegiatan didampingi Kepala Puskesmas Anak Air Marta Nofa, serta Lurah Padang Sarai Nasrul.
Rio Ebu Pratama memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis yang terbangun. Ia menegaskan, intervensi stunting yang paling efektif harus dimulai dari hulu, yaitu sejak janin berada di dalam kandungan.
"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk inovasi nyata yang muaranya adalah pencegahan stunting. Ini adalah hasil kolaborasi yang sangat baik antara jajaran Puskesmas dan Ibu-ibu dosen dari Poltekkes Kemenkes Padang," ujar Rio Ebu Pratama.
Mengingat luasnya wilayah kerja Kecamatan Koto Tangah, ia berharap inovasi "Bulek Rancak" dapat berkembang pesat dan direplikasi oleh puskesmas-puskesmas lain di wilayahnya.
Kepala Puskesmas Anak Air, Marta Nofa, memaparkan, ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia berisiko tinggi melahirkan anak stunting.
Kondisi tersebut berdampak fatal pada kerentanan penyakit, gangguan tumbuh kembang, hingga penurunan tingkat kecerdasan anak.