Kasus Katarak di Sumbar Mencapai 5.634 Kasus, Pemprov Perkuat Jaringan Pelayanan Kesehatan Mata
PADANG, TotalSehat.Com--Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan mata, melalui pengembangan jejaring rujukan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan pemanfaatan teknologi kesehatan.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pengampuan Pelayanan Mata antara Pemprov Sumbar dan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, serta Perjanjian Kerja Sama 24 rumah sakit jejaring pengampu layanan mata di Sumbar, di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Jumat (14/8).
Mahyeldi mengapresiasi Kementerian Kesehatan RI, khususnya Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung sebagai koordinator jejaring pengampuan pelayanan mata nasional, sekaligus pengampu regional Sumbar.
Menurutnya, kerja sama tersebut langkah strategis memperluas akses dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan mata di daerah. “Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, terdapat 5.634 kasus katarak pada tahun 2025. Ini menunjukkan, upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan mata sangat diperlukan,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi menegaskan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada penandatanganan maupun pelatihan, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan yang semakin terintegrasi, bermutu, dan merata.
Penguatan jejaring juga penting untuk membangun sistem kesehatan yang tangguh menghadapi kondisi kedaruratan maupun pemulihan pascabencana.
“Kerja sama ini jangan berhenti pada penandatanganan dan pelatihan semata. Harus menjadi langkah nyata dan berkelanjutan dalam membangun sistem pelayanan kesehatan mata yang terintegrasi, bermutu, dan merata di seluruh Sumatera Barat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi pelatihan Wet Lab dan pendampingan operasi katarak menggunakan mesin fakoemulsifikasi bagi dokter spesialis mata dan perawat rumah sakit jejaring.
Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat kemampuan rumah sakit daerah memberikan layanan operasi katarak yang aman dan efektif.