PENDIDIKAN

Universitas Mercubaktijaya Gelar Konferensi Internasional Perdana, Tekankan Peran Strategis Inovasi dan Digitalisasi Kesehatan Menuju Ketahanan Masa Depan

RR 29 September 2026
Universitas Mercubaktijaya Gelar Konferensi Internasional Perdana, Tekankan Peran Strategis Inovasi dan Digitalisasi Kesehatan Menuju Ketahanan Masa Depan

PADANG — Menjawab tantangan global di era disrupsi teknologi, Universitas Mercubaktijaya sukses mencetak sejarah baru dengan menggelar 1st Mercubaktijaya International Conference (1st MIC) 2026. Mengusung tema besar "Innovation and Digitalization in Multidisciplinary for Future Resilience", ajang akademik bergengsi ini dihelat di Auditorium Universitas Mercubaktijaya, Padang, serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (29/9/2026).

Konferensi internasional perdana ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Mercubaktijaya, Ises Reni, S.Kp., M.Kep. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa transformasi digital dan inovasi multidisiplin bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan strategis demi membangun ketahanan institusional maupun sektor kesehatan di masa depan.

Menghadirkan Pakar Lintas Negara dan Lintas Disiplin

Sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan mutu akademik berstandar global, 1st MIC 2026 menghadirkan barisan narasumber pakar terkemuka dari dalam dan luar negeri. Para pembicara kunci yang membedah isu-isu krusial secara komprehensif meliputi:

  • Prof. Andryo Rusydi, Ph.D. (National University of Singapore) — Mengupas tumpuan riset sains terdepan dan aplikasinya.
  • Prof. Dr. Siti Zaiton (Universiti Teknologi Malaysia) — Memaparkan urgensi integrasi teknologi digital lintas sektor.
  • Yani Maidelwita, SKM., M.Biomed., Ph.D. (Universitas Mercubaktijaya) — Menyoroti inovasi strategis dari kacamata kesehatan dan biomedis lokal.
  • Dr. Nongnuch Wongsawang (Boromarajonani College of Nursing) — Membedah transformasi pelayanan keperawatan berbasis teknologi modern.

Kehadiran para pembicara internasional ini memberikan warna tersendiri dalam melihat bagaimana inovasi digital di sektor kesehatan dan sains multidisiplin mampu beradaptasi secara cepat menghadapi tantangan global.

Momentum Strategis Perluasan Jejaring Akademik Global

Bagikan Artikel