ASMA

Featured

Bulu Kucing Berisiko Sebabkan Asma, Benarkah?

Written by Total Sehat Indonesia Team on 13 January 2021

Mengenal Asma Akibat Alergi Bulu Kucing Asma merupakan penyakit yang terjadi saat saluran udara dalam paru-paru mengalami pembengkakan dan penyempitan, serta menghasilkan lendir berlebih. Kondisi tersebut akan memicu penderitanya kesulitan untuk bernapas, batuk-batuk, mengeluarkan suara mengi saat bernapas, serta sesak napas. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi bulu kucing menjadi salah satu alergen yang perlu dihindari para penderita asma. Jika mengalami asma setelah bermain dengan kucing, Anda bisa saja memiliki alergi terhadap protein yang ditemukan pada bulu, air liur, atau urin hewan tersebut. Menyentuh atau menghirup alergen dapat memicu sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan, sehingga menyebabkan gejala asma muncul semakin parah. Kekambuhan asma setelah terpapar alergen disebut dengan asma alergi. Bagaimana Mengetahui Jika Kucing adalah Penyebab Asma? Setelah mengetahui jika kucing bisa menjadi salah satu alergen bagi penderita asma, bagaimana caranya untuk mengetahui jika yang menjadi penyebab kekambuhan asma adalah kucing? Nah, berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan penyebab asma yang Anda alami: Amati gejalanya. Gejala asma muncul sesaat atau beberapa jam setelah Anda bermain dengan kucing. Beberapa gejala yang tampak adalah gatal-gatal, hidung dan mata berair, bersin dan batuk. Menjauh dari kucing. Jika sejumlah gejala asma tersebut membaik setelah Anda menjauhi kucing, maka bisa dipastikan jika Anda memiliki alergi terhadap kucing. Jalani Tes Alergi. Ini menjadi langkah yang paling efektif. Prosedurnya sendiri akan dilakukan dengan tes tusuk kulit atau tes darah. Jika diketahui penyebab alergi adalah kucing, maka satu-satunya langkah efektif yang dilakukan adalah tidak melakukan kontak fisik dengan binatang tersebut. Jika tetap ingin memeliharanya, Anda bisa memelihara tanpa menyentuhnya. Kemudian, lakukan beberapa hal berikut ini: Mengonsumsi obat alergi yang dijual bebas. Menggunakan inhaler untuk meredakan gejala asma dengan cepat. Menggunakan semprotan hidung. Jangan biarkan kucing tidur di tempat tidur. Gunakan pembersih atau pelembap udara dalam ruangan. Bersihkan sofa, karpet, lantai, atau benda lainnya agar bebas dari bulu kucing. Ganti pakaian setelah bermain dengan kucing. Mandikan kucing secara teratur. Itulah penjelasan mengenai fakta bulu kucing berisiko sebabkan munculnya gejala asma. Jika Anda memiliki alergi tersebut, segera temui dokter di fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan langkah perawatan, ya. Source: Healthline (2020). Allergic Asthma from Cats: What Can You Do? Asthma.UK (2020). Animals, pets and asthma.