CORONA

Featured

Berikut Protokol Kesehatan New Normal di Sekolah

Written by Total Sehat Indonesia Team on 29 June 2020

Protokol Kesehatan Umum Sekolah Skrining kesehatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa guna memastikan kondisi kesehatannya. Skrining zona lokasi tempat tinggal guru, tenaga kependidikan dan siswa guna memastikan tempat tinggalnya bukan merupakan episentrum penularan virus corona. Menyiapkan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan standar protokol kesehatan yang telah ditentukan. Menyiapkan media sosialisasi dan edukasi pencegahan infeksi virus corona untuk warga sekolah. Mengatur siswa belajar di sekolah dan belajar dari rumah secara bergantian guna menghindari kerumunan. Pengaturan jarak dengan prinsip physical distancing dan social distancing. Koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat. Mengimbau warga sekolah untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat Mengimbau warga sekolah untuk senantiasa berdoa dan mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. Protokol Kesehatan Sarana dan Prasarana Sekolah Sosialisasi pencegahan penularan infeksi virus corona melalui spanduk yang dipasang di depan sekolah dan lingkungan sekolah. Menyediakan alat pengukur suhu untuk melakukan proses skrining kesehatan sebelum memasuki lingkungan sekolah. Menyediakan tempat cuci tangan, lengkap dengan sabun di depan ruang kelas masing-masing. Menyediakan desinfektan untuk membersihkan sarana sekolah, laboratorium, ruang ibadah secara berkala. Menyediakan masker cadangan. Optimalisasi fungsi UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) beserta perlengkapan. Mengatur bangku dalam ruang kelas dengan jarak minimal 1 meter. Meniadakan peralatan ibadah yang digunakan bersama. Melakukan penyemprotan desinfektan terhadap sarana dan prasarana sekolah setelah digunakan. Protokol Kesehatan Untuk Siswa Selalu menggunakan masker. Selalu menjaga jarak fisik, tidak berkerumun dan tidak saling bersentuhan satu sama lain. Membiasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Melapor kepada guru jika merasa sakit atau tidak enak badan. Mengurangi aktivitas di luar kegiatan pembelajaran. Menghindari aktivitas olahraga yang melibatkan kontak fisik. Membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Pelaksanaan kegiatan ibadah dilakukan secara bergantian dengan membawa perlengkapan ibadah sendiri. Selama jam istirahat siswa tetap berada dalam kelas Protokol Kesehatan Guru dan Tenaga Kependidikan Selalu menggunakan masker. Menjaga jarak, tidak berkerumun dan tidak saling bersentuhan. Membiasakan diri mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Melapor jika merasa sakit atau tidak enak badan. Mengurangi aktivitas di luar kegiatan pembelajaran atau di luar kelas. Menghindari aktivitas olahraga yang melibatkan kontak fisik. Membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Pelaksanaan kegiatan ibadah dilakukan secara bergantian dengan membawa perlengkapan ibadah sendiri. Tetap berada di dalam kelas atau ruang kerja masing-masing selama jam istirahat berlangsung. Guru tetap menjaga jarak dari siswa. Jika kurva penularan virus corona belum melandai dan sekolah tetap dijalankan, maka dapat memicu munculnya cluster baru, yang akan memicu penularan COVID-19 pada anak. Sebaiknya hal ini perlu diperhitungkan secara matang sebelum pelaksanaannya. Source: Detik.com (2020). Dokter Ingatkan Ancaman Kluster Baru Corona Jika Sekolah Buru-buru Dibuka. Wolipop (2020). Tips Anak-anak Aman Jika Sekolah Lagi di Masa New Normal.